hari ini bulan april. tak terasa waktu cepat berlalu. detik bergulir, tahu-tahu sudah sampai sini. takjub.
hari ini sudah april. tahun ini telah melompat ke bulan-4. hanya dalam satu kerjapan mata. gila.
hari ini baru april. detik terus bergerak melaju. lompatan akan meneruskan perjalanannya. bergegas.
hari ini mulai april. menapak lagi, melempar asa. berjuang kembali sampai nanti. tak gentar.
Wednesday, April 01, 2009
Thursday, March 26, 2009
teknik tidur
kemarin terjadi percakapan yang menarik. bermula dari aku menyebutkan bahwa di MRT kadang-kadang suka gemes, ngeliat ibu2 hamil masuk dan para cowok bertubuh tegap itu dengan nyantainya bengong tak peduli, malah aku yang bawa barang2 hari itu memberikan tempat duduk. kasus ibu hamil masih satu-dua, kasus orang tua lebih banyak. kakek-kakek, nenek-nenek, kadang2 malah udah bongkok atau bawa barang banyak, dicuekin aja. yang paling ngeselin ngeliat cowok-cowok muda itu, tegap, idup lagi, kayak lagi gak hadir di situ, gak nyadar, egp, busettttt, gak pernah belajar sopan santun di masyarakat ya? buta benerrr. manhood jelas-jelas nol! rasanya aku pengen menendang semua cowok-cowok cengok itu keluar jendela, kalau ini dunia kartun, ini pasti sudah terjadi! percayalah.
temanku berinisial B lalu berkata mungkin kadang-kadang pikiran mereka melayang terlalu jauh, sampai gak nyadar. hmm tanda2 stress/depresi? ya, mungkin. ok, bisa dimaklumi.
atau mereka ketiduran jadi gak liat. hmm ya masuk akal, ok bisa dimaklumi juga.
atau pake teknik tidur biar gak usah ngasih tempet duduk. ha, teknik tidur?? apaan tuh, tanyaku terkejut. ini barang baru.
temanku berinisial B kembali menjawab. itu loh, pura2 tidur, dan biar lebih 'keliatan' kepala turut diangguk-anggukkan, suka ngeliat di buku-buku komiknya xxx (salah satu kartun Jepang yang terkenal, maaf si tokoh tak dapat disebutkan).
walahh ya masuk akal, teriakku, bisa aja terjadi. wahh kalo sampai begitu bener2 keterlaluan, teggaaaaaaa
hidup sehari-hari memang tak terduga. walau kita tak bisa menuduh begitu aja, tapi hal ini mungkin sekali terjadi. apapun mungkin bila orang egois dan tak mau berbagi. mungkin saja mereka akan ketemu dampaknya dalam bentuk lain.
dalam dunia kartun, mungkin ini yang akan terjadi kepada KACNH itu (baca: Kaum Adam Cengok Namun Hidup). oo Tuhann Tuhhannn, tolonggg saya tertimpa masalahhh. ohh Tuhannn, Tuhannn, kenapa doaku tak dijawab-jawab juga, apakah Kau tak peduli. ohh Tuhannn Tuhann lepaskan aku dari penderitaan ini. gemes dengan kecuekan mereka terhadap sesama, kepala Tuhan hanya terangguk-angguk dengan mata tertutup, seperti sedang jatuh tertidur sehingga tak mendengar teriakan permohonan mereka, yaa Dia pake teknik tidur!
temanku berinisial B lalu berkata mungkin kadang-kadang pikiran mereka melayang terlalu jauh, sampai gak nyadar. hmm tanda2 stress/depresi? ya, mungkin. ok, bisa dimaklumi.
atau mereka ketiduran jadi gak liat. hmm ya masuk akal, ok bisa dimaklumi juga.
atau pake teknik tidur biar gak usah ngasih tempet duduk. ha, teknik tidur?? apaan tuh, tanyaku terkejut. ini barang baru.
temanku berinisial B kembali menjawab. itu loh, pura2 tidur, dan biar lebih 'keliatan' kepala turut diangguk-anggukkan, suka ngeliat di buku-buku komiknya xxx (salah satu kartun Jepang yang terkenal, maaf si tokoh tak dapat disebutkan).
walahh ya masuk akal, teriakku, bisa aja terjadi. wahh kalo sampai begitu bener2 keterlaluan, teggaaaaaaa
hidup sehari-hari memang tak terduga. walau kita tak bisa menuduh begitu aja, tapi hal ini mungkin sekali terjadi. apapun mungkin bila orang egois dan tak mau berbagi. mungkin saja mereka akan ketemu dampaknya dalam bentuk lain.
dalam dunia kartun, mungkin ini yang akan terjadi kepada KACNH itu (baca: Kaum Adam Cengok Namun Hidup). oo Tuhann Tuhhannn, tolonggg saya tertimpa masalahhh. ohh Tuhannn, Tuhannn, kenapa doaku tak dijawab-jawab juga, apakah Kau tak peduli. ohh Tuhannn Tuhann lepaskan aku dari penderitaan ini. gemes dengan kecuekan mereka terhadap sesama, kepala Tuhan hanya terangguk-angguk dengan mata tertutup, seperti sedang jatuh tertidur sehingga tak mendengar teriakan permohonan mereka, yaa Dia pake teknik tidur!
Wednesday, March 18, 2009
DINA (1) : Random Files
Pagi yang tenang. Dina menghirup pelan-pelan kopi peng* kesukaannya, ritual dia hampir tiap pagi. Dia merasa membutuhkan itu sebelum memulai harinya di kantor. Entah kenapa, sepertinya minuman dingin itu mampu memberikannya suatu ketenangan tersendiri, a silent strength, untuk bekerja sepanjang hari.
Hanya ada satu kopi peng favoritnya dari sekian stall dekat kantor, paling murah pula. $1, harga yang termasuk langka, karena tempat lain minimal $1.10. Worth value for money dan hmmm enak sekali. Sukar dilukiskan dengan kata-kata. Bikinan auntie itu terasa pas di lidah Dina, berfungsi bak jamu energy booster di pagi hari.
Dina membuka komputernya dan mulai bekerja. Cek inbox, things-to-do list, melihat file-file yang harus di-follow up. Ok, cukup banyak tapi masih dalam batas normal. Bisa dia selesaikan dan pulang tepat waktu, seperti biasa.
Berbagai hal bermain di pikirannya sambil ia bekerja. Seperti file warna-warni yang tersusun rapi. Kamarnya in a big mess saat ini. Beberapa kantong baju masih tegak berdiri di lantai, belum tersentuh. Belum sempat. Tak ada waktu. Hmm, Dina terdiam sejenak...alasan kuno. Belum mau lebih tepatnya. Baju-baju itu hasil bongkaran dia karena ada drama gereja last minute yang harus dikerjakan, walau akhirnya batal karena suatu hal. Dia harus membawa balik semuanya itu. Karena terlalu banyak dan saat ini sibuk dengan 1001 macam lainnya, dia benar-benar belum mood untuk membereskannya. Yah, nantilah pelan-pelan.
Nyokap lagi ada di Singapore sekarang. Datang cek up, sekalian liburan. Dina sudah ambil cuti beberapa hari untuk ngurusin dan nemenin Nyo, gantian sama kakak tercintanya. Kemarin beliau endoskopi, dan menurut hasilnya - yang langsung keluar berkat efisiensi teknologi - bagus! Hanya usus sebelah kiri sedikit merah kurang oksigen, tapi semata-mata faktor usia, tak ada yang perlu dikawatirkan. Dina lega. Hasil tes darah, ada indikasi CEA*-nya naik, tapi gak masalah, juga masih dalam kadar normal. Dokter bilang wajar aja karena tergantung kondisi badan saat pemeriksaan, angka itu selalu dapat berganti. Seperti biasa Nyo langsung panik, tapi mereda setelah mereka langsung beraksi unik nan lucu ala Bruce Lee*.
Eiitt, nanti malam jangan sampai lupa, ada kelas tentang basic financial planning yang perlu Dina hadiri. Ada PR dan catatan yang perlu dipelajari. I'll definitely do it in the afternoon or before going to class!
"Hi, I'm at office. Lunch later?" Dina memanggil lunch kaki*-nya lewat msn.
"Ok, 12.30?"
"Can! C ya"
Sesudah makan siang, Dina melanjutkan kerja. Balas email, telepon beberapa orang, print dokumen, dll. Di tengah-tengah asik kerja, tiba-tiba bosnya memanggil.
"Dina, can you help me to go to Mr xx's office tomorrow to get his signature? It's urgent."
(How can you say "no" to your boss?)
"Sure, let me know what time i should be there."
"Ok, i'll confirm with you again and pass you the documents."
Dina langsung teringat seseorang yang besok akan datang untuk mengambil kunci studio untuk kelas taiji*-nya di akhir pekan ini. Alamakk, dia harus mengatur jadwal agar tidak bentrok. Setelah mendapat kepastian jam berapa dia harus datang ke kantor di daerah Raffles Place* itu besok, Dina segera menelepon orang tersebut.
Tutup komputer, ambil jaket dan tas, sekarang waktunya cabut. Semua things-to-do untuk hari ini sudah beres. All in a day's work. Cukup. Dina melangkah dengan santai namun pasti meninggalkan kantor. Saatnya pergi ke kelas.
penjelasan *
kopi peng = es kopi susu ala Singapore
CEA = Carcino-embryonic Antigent, angka yang menunjukkan kadar protein tertentu dalam darah seseorang, sebagai acuan kadar potensi kanker khususnya area perut/usus
Bruce Lee = jagoan kungfu keturunan Cina yang film-film Hong Kong & Hollywoodnya terkenal sedunia
lunch kaki = teman makan siang; kaki = teman/buddy yang dengannya kita sering bergaul (lingo-nya orang Singapore)
taiji = latihan/ilmu bela diri filosofi Cina yang lebih identik fungsinya untuk kesehatan
Raffles Place = kawasan bisnis bergengsi di Singapore (seperti Sudirman di Jakarta)
Hanya ada satu kopi peng favoritnya dari sekian stall dekat kantor, paling murah pula. $1, harga yang termasuk langka, karena tempat lain minimal $1.10. Worth value for money dan hmmm enak sekali. Sukar dilukiskan dengan kata-kata. Bikinan auntie itu terasa pas di lidah Dina, berfungsi bak jamu energy booster di pagi hari.
Dina membuka komputernya dan mulai bekerja. Cek inbox, things-to-do list, melihat file-file yang harus di-follow up. Ok, cukup banyak tapi masih dalam batas normal. Bisa dia selesaikan dan pulang tepat waktu, seperti biasa.
Berbagai hal bermain di pikirannya sambil ia bekerja. Seperti file warna-warni yang tersusun rapi. Kamarnya in a big mess saat ini. Beberapa kantong baju masih tegak berdiri di lantai, belum tersentuh. Belum sempat. Tak ada waktu. Hmm, Dina terdiam sejenak...alasan kuno. Belum mau lebih tepatnya. Baju-baju itu hasil bongkaran dia karena ada drama gereja last minute yang harus dikerjakan, walau akhirnya batal karena suatu hal. Dia harus membawa balik semuanya itu. Karena terlalu banyak dan saat ini sibuk dengan 1001 macam lainnya, dia benar-benar belum mood untuk membereskannya. Yah, nantilah pelan-pelan.
Nyokap lagi ada di Singapore sekarang. Datang cek up, sekalian liburan. Dina sudah ambil cuti beberapa hari untuk ngurusin dan nemenin Nyo, gantian sama kakak tercintanya. Kemarin beliau endoskopi, dan menurut hasilnya - yang langsung keluar berkat efisiensi teknologi - bagus! Hanya usus sebelah kiri sedikit merah kurang oksigen, tapi semata-mata faktor usia, tak ada yang perlu dikawatirkan. Dina lega. Hasil tes darah, ada indikasi CEA*-nya naik, tapi gak masalah, juga masih dalam kadar normal. Dokter bilang wajar aja karena tergantung kondisi badan saat pemeriksaan, angka itu selalu dapat berganti. Seperti biasa Nyo langsung panik, tapi mereda setelah mereka langsung beraksi unik nan lucu ala Bruce Lee*.
Eiitt, nanti malam jangan sampai lupa, ada kelas tentang basic financial planning yang perlu Dina hadiri. Ada PR dan catatan yang perlu dipelajari. I'll definitely do it in the afternoon or before going to class!
"Hi, I'm at office. Lunch later?" Dina memanggil lunch kaki*-nya lewat msn.
"Ok, 12.30?"
"Can! C ya"
Sesudah makan siang, Dina melanjutkan kerja. Balas email, telepon beberapa orang, print dokumen, dll. Di tengah-tengah asik kerja, tiba-tiba bosnya memanggil.
"Dina, can you help me to go to Mr xx's office tomorrow to get his signature? It's urgent."
(How can you say "no" to your boss?)
"Sure, let me know what time i should be there."
"Ok, i'll confirm with you again and pass you the documents."
Dina langsung teringat seseorang yang besok akan datang untuk mengambil kunci studio untuk kelas taiji*-nya di akhir pekan ini. Alamakk, dia harus mengatur jadwal agar tidak bentrok. Setelah mendapat kepastian jam berapa dia harus datang ke kantor di daerah Raffles Place* itu besok, Dina segera menelepon orang tersebut.
Tutup komputer, ambil jaket dan tas, sekarang waktunya cabut. Semua things-to-do untuk hari ini sudah beres. All in a day's work. Cukup. Dina melangkah dengan santai namun pasti meninggalkan kantor. Saatnya pergi ke kelas.
penjelasan *
kopi peng = es kopi susu ala Singapore
CEA = Carcino-embryonic Antigent, angka yang menunjukkan kadar protein tertentu dalam darah seseorang, sebagai acuan kadar potensi kanker khususnya area perut/usus
Bruce Lee = jagoan kungfu keturunan Cina yang film-film Hong Kong & Hollywoodnya terkenal sedunia
lunch kaki = teman makan siang; kaki = teman/buddy yang dengannya kita sering bergaul (lingo-nya orang Singapore)
taiji = latihan/ilmu bela diri filosofi Cina yang lebih identik fungsinya untuk kesehatan
Raffles Place = kawasan bisnis bergengsi di Singapore (seperti Sudirman di Jakarta)
Thursday, February 26, 2009
Kamis menulis lagi : 2 gubrak dalam satu hari
Minggu pertama dalam acara menulis lagi, hari ini adalah hari kamis pertama hmm...
terjadi 2 gubrak dalam satu hari ini hehe, begini ceritanya :
Gubrak pertama:
di pagi2 yang santai di kantor, sambil pelan2 menghirup kopi-peng favoritku dan berusaha mencari inspirasi nulis, tiba2 si adik kecil manggil gw di msn : hei, dont forget to write today! gubrakkk, geli bercampur terkejut, wahh nih anak inget hari apa gw dah janji nulis teratur lagi (hmm liet post sebelumnya kalo gak ngerti). Tiba2 gw serasa punya editor yang lagi nagih deadline script ke gw hihi. Hmm bagus juga ada yang mecut, biar aye gak kelupaan latihan nulis lagi seperti yang selalu terjadi sebelumnya hahaha.
Ok bayangan kartun mengenai nih editor : berbadan kecil, berkepala sedang, berdiri agak jauh, tahu2 tangannya terjulur persis depan muka dengan jari telunjuk digoyangkan2 ke kiri dan ke kanan dan dengan tampang guram dan nada high pitch berkata: dont forget to write today!
Duhh dek kecil sorry ya, mungkin kalo kamu baca bagian ini, kamu cuma bisa teriak satu komen : GUBRAKKK !!
Gubrak kedua:
pas buka facebook, dapet message di wall gw dari temen SD lama yang gw baru add kemarin, dan ternyata dia berhasil membuat beberapa temen SD lama lainnya add gw as friend. hehe lucu juga, ini orang2 yang udah gw dah gak pernah liet lagi selama belasan tahun bokk, duhh kayak apa ya tampangnya
mulai deh liat-liat foto mereka. hihihihuhuhuhehehehohoho, mesem2 deh wajah gw, dah berubah abis ya, gw gak kenal bok, beneran ! Ada yang asli bertransformasi dari wajah masa kecilnya, kalo gak liet di FB, ketabrak di jalanan pun pasti gw gak kenal lagi (iyaa tapi mungkin aja mereka masih ngenal gw, jieee huehe). Banyak di fotonya jadi 'membengkak' sambil gendong anak (hmm tenang para wanita, aye mengacu kepada para pria yang berpipi jauh lebih tembem itu sekarang). Hmm ada juga yang jadi cantik dan lebih langsing (hmm wanita emang biasanya lebih pintar menjaga penampilan huehehe). Wahh seru banget deh, pokoke kalo dibikin reunion kayaknya kocak abis nehh, bisa2 2 hari 2 malam.
Hari pertama untuk mengingat siapa namanya dan mengkonek kembali dengan lokasi tertentu dari otak kami tempat menyimpan memori masa lalu, masalahnya durasinya dah cukup lama, jadi harus dibangkitkan terlebih dahulu, to give ample time for buffering yang mungkin berbeda dari satu manusia ke manusia lain, sebaiknya diberikan waktu 1 hari
Hari kedua, nahh setelah semua kepala sudah 'tersadar' siapa dan apa, inilah waktunya kita bercakap2 apa yang terjadi selama hampir 20 tahun tak berjumpa, melakukan apa saja, kerja di mana, menikah dengan siapa, anaknya berapa, dah punya insuransi belom, SMP-SMA-kuliah di mana, duhh buanyaakk deh pokoke. Sebenarnya kayaknya perlu seminggu kalo mau menyeluruh, tapi karena ini jaman sibuk, kita padatkan saja jadi satu hari cukuplah. Tentunya di undangan reuni, semua peserta perlu diingatkan untuk menyiapkan HANYA executive summary atau short bio aja, gak perlu detailed CV
tapi ini masih mending. tahu2 gw click view photonya salah satu mereka dan Gubrraakkkkk ada foto SD angkatan kita, benerannn, lengkap dengan secarik kertas berisi nama2 tersangka dari yang berdiri paling atas sampai yang duduk di barisan bawah, lengkap dari kiri ke kanan, semuanya masih ketikan mesin tik lama manual
gubbrrrrrakkkkkkkk, hihihihihihihihihi, duhhhhhhhuhuhuhu, bener2 gak tahu harus ketawa atau meringis, wajah2 masa kecil kita, ketika kita masih imut2 dan tak berdosanya itu, dengan tataan rambut jadul itu, aduhaiiiii
gubrakkk gubrrrakkk gubbraakkkk
sayangnya begitu aye teliti satu persatu persis kayak detektip sherlock holmes itu, aye kagak ada di foto itu !!! kok bisaa keterlaluaan !! ke mane aye waktu itu coba, sampai ketinggalan momen penting pemumian wajah lucu kami dalam bentuk fotograf yang mungkin aja berfungsi ganda selain untuk kenangan sepanjang masa, juga untuk dapat membantu mengaktifkan memori hingga memperlambat kepikunan untuk kira2 30-40 tahun mendatang
gubbrraakkk gubbbrakkk gubbraaakkk
Teringatlah aku akan satu lagu imut Vina Panduwinata tentang manisnya masa kanak-kanak, Kumpul Bocah judulnya, aku pun bernyanyi bersamanya :
terjadi 2 gubrak dalam satu hari ini hehe, begini ceritanya :
Gubrak pertama:
di pagi2 yang santai di kantor, sambil pelan2 menghirup kopi-peng favoritku dan berusaha mencari inspirasi nulis, tiba2 si adik kecil manggil gw di msn : hei, dont forget to write today! gubrakkk, geli bercampur terkejut, wahh nih anak inget hari apa gw dah janji nulis teratur lagi (hmm liet post sebelumnya kalo gak ngerti). Tiba2 gw serasa punya editor yang lagi nagih deadline script ke gw hihi. Hmm bagus juga ada yang mecut, biar aye gak kelupaan latihan nulis lagi seperti yang selalu terjadi sebelumnya hahaha.
Ok bayangan kartun mengenai nih editor : berbadan kecil, berkepala sedang, berdiri agak jauh, tahu2 tangannya terjulur persis depan muka dengan jari telunjuk digoyangkan2 ke kiri dan ke kanan dan dengan tampang guram dan nada high pitch berkata: dont forget to write today!
Duhh dek kecil sorry ya, mungkin kalo kamu baca bagian ini, kamu cuma bisa teriak satu komen : GUBRAKKK !!
Gubrak kedua:
pas buka facebook, dapet message di wall gw dari temen SD lama yang gw baru add kemarin, dan ternyata dia berhasil membuat beberapa temen SD lama lainnya add gw as friend. hehe lucu juga, ini orang2 yang udah gw dah gak pernah liet lagi selama belasan tahun bokk, duhh kayak apa ya tampangnya
mulai deh liat-liat foto mereka. hihihihuhuhuhehehehohoho, mesem2 deh wajah gw, dah berubah abis ya, gw gak kenal bok, beneran ! Ada yang asli bertransformasi dari wajah masa kecilnya, kalo gak liet di FB, ketabrak di jalanan pun pasti gw gak kenal lagi (iyaa tapi mungkin aja mereka masih ngenal gw, jieee huehe). Banyak di fotonya jadi 'membengkak' sambil gendong anak (hmm tenang para wanita, aye mengacu kepada para pria yang berpipi jauh lebih tembem itu sekarang). Hmm ada juga yang jadi cantik dan lebih langsing (hmm wanita emang biasanya lebih pintar menjaga penampilan huehehe). Wahh seru banget deh, pokoke kalo dibikin reunion kayaknya kocak abis nehh, bisa2 2 hari 2 malam.
Hari pertama untuk mengingat siapa namanya dan mengkonek kembali dengan lokasi tertentu dari otak kami tempat menyimpan memori masa lalu, masalahnya durasinya dah cukup lama, jadi harus dibangkitkan terlebih dahulu, to give ample time for buffering yang mungkin berbeda dari satu manusia ke manusia lain, sebaiknya diberikan waktu 1 hari
Hari kedua, nahh setelah semua kepala sudah 'tersadar' siapa dan apa, inilah waktunya kita bercakap2 apa yang terjadi selama hampir 20 tahun tak berjumpa, melakukan apa saja, kerja di mana, menikah dengan siapa, anaknya berapa, dah punya insuransi belom, SMP-SMA-kuliah di mana, duhh buanyaakk deh pokoke. Sebenarnya kayaknya perlu seminggu kalo mau menyeluruh, tapi karena ini jaman sibuk, kita padatkan saja jadi satu hari cukuplah. Tentunya di undangan reuni, semua peserta perlu diingatkan untuk menyiapkan HANYA executive summary atau short bio aja, gak perlu detailed CV
tapi ini masih mending. tahu2 gw click view photonya salah satu mereka dan Gubrraakkkkk ada foto SD angkatan kita, benerannn, lengkap dengan secarik kertas berisi nama2 tersangka dari yang berdiri paling atas sampai yang duduk di barisan bawah, lengkap dari kiri ke kanan, semuanya masih ketikan mesin tik lama manual
gubbrrrrrakkkkkkkk, hihihihihihihihihi, duhhhhhhhuhuhuhu, bener2 gak tahu harus ketawa atau meringis, wajah2 masa kecil kita, ketika kita masih imut2 dan tak berdosanya itu, dengan tataan rambut jadul itu, aduhaiiiii
gubrakkk gubrrrakkk gubbraakkkk
sayangnya begitu aye teliti satu persatu persis kayak detektip sherlock holmes itu, aye kagak ada di foto itu !!! kok bisaa keterlaluaan !! ke mane aye waktu itu coba, sampai ketinggalan momen penting pemumian wajah lucu kami dalam bentuk fotograf yang mungkin aja berfungsi ganda selain untuk kenangan sepanjang masa, juga untuk dapat membantu mengaktifkan memori hingga memperlambat kepikunan untuk kira2 30-40 tahun mendatang
gubbrraakkk gubbbrakkk gubbraaakkk
Teringatlah aku akan satu lagu imut Vina Panduwinata tentang manisnya masa kanak-kanak, Kumpul Bocah judulnya, aku pun bernyanyi bersamanya :
Kaki kecil berlari kesana kemari
Sambil tertawa riang
Sambil tertawa riang
Kedua tangannya diayun kiri kanan
Hari ini bahagia terbias diwajahnya
Selamat hari Ulang tahun manis
Semoga kamu panjang umur
Cepat undang semua teman
*Bocah centil yang tidak dapat duduk tenang
Pinggulnya slalu goyang
Dia berjanji nanti malam akan datang
Bersama teman-teman menari jaipongan
Timplak Timplung Timplak Timplak Timplung
Bletak Kemplung Keplak Kembyar....
Na na na na na na na na
Na na na na na na na na
Hu u u u
Pandanglah awan
Di atas bintang-bintang ..... disana
Semua bidadari turut bernyanyi riang
Inginkah kau pergi ke sana terbang bersama kupu-kupu
Bermain pelangi bersama dewa dewi
Petiklah sebuah bintang dan bawalah pulang
Petiklah bintang dan bawalah pulang
Berikan kepada guru tersayang....................Berikan kepada guru tersayang
Berilah kepada guru tersayang.......
(PS: pstt, dek kecil, kasih komen dongg, hihi, kalo perlu yang bikin aye gubrrakk ke-3 hihihihihi)
Monday, February 23, 2009
Menulis lagi...
Kuputuskan untuk mulai menulis lagi di blogku ini. Gara-gara seorang adik kecil membaca blogku minggu lalu dan mengatakan bahwa tulisanku lucu dan enak dibaca kayak cerpen, hmm, hatiku tergelitik untuk yahh menulis kembali SECARA TERATUR.
Aku agak terkejut, kutanya dari mana dia tahu keberadaan blogku ini, karena rasanya tak pernah kusinggung sama sekali (adik kecil ini kenalan baru minggu sebelumnya tapi sudah cukup akrab hihi). Dia jawab dari facebook, walahhh, memang efektif FB ini untuk urusan spread the news. Cilakanya, aku malah lupa, pernah memasukkannya di sana haha. My abandoned blog, here mama come again to take care of ya.
hmm i dont think i can write everyday. So supaya gampang mengingatnya, kuputuskan untuk menulisnya seminggu 2 kali, Senin & Kamis mengikuti jadwal cleaner di tempat kerjaku membersihkan kantor dan studio hihi, biar gampang mengingat. Kuputuskan pula pagi hari, ketika pikiran masih segar dan inspirasi masih banyak dalam bentuk virgin.
Yup, keputusan ini kurasakan mantap. Mengikuti jejak seorang penulis berhasil yang mengatakan, sebelum menulis buku perlu banyak latihan, untuk mengasah ketrampilan, memantapkan gaya, intinya membiasakan diri trampil dan "cantik" menulis khas kita sendiri, karena setiap penulis unik. I agree with that.
So here i am, start with my blog, also wanna come up with some interesting short stories for the next step.
Target berikutnya adalah menerbitkan buku. Ok, hope to succeed soon.
Aku agak terkejut, kutanya dari mana dia tahu keberadaan blogku ini, karena rasanya tak pernah kusinggung sama sekali (adik kecil ini kenalan baru minggu sebelumnya tapi sudah cukup akrab hihi). Dia jawab dari facebook, walahhh, memang efektif FB ini untuk urusan spread the news. Cilakanya, aku malah lupa, pernah memasukkannya di sana haha. My abandoned blog, here mama come again to take care of ya.
hmm i dont think i can write everyday. So supaya gampang mengingatnya, kuputuskan untuk menulisnya seminggu 2 kali, Senin & Kamis mengikuti jadwal cleaner di tempat kerjaku membersihkan kantor dan studio hihi, biar gampang mengingat. Kuputuskan pula pagi hari, ketika pikiran masih segar dan inspirasi masih banyak dalam bentuk virgin.
Yup, keputusan ini kurasakan mantap. Mengikuti jejak seorang penulis berhasil yang mengatakan, sebelum menulis buku perlu banyak latihan, untuk mengasah ketrampilan, memantapkan gaya, intinya membiasakan diri trampil dan "cantik" menulis khas kita sendiri, karena setiap penulis unik. I agree with that.
So here i am, start with my blog, also wanna come up with some interesting short stories for the next step.
Target berikutnya adalah menerbitkan buku. Ok, hope to succeed soon.
Subscribe to:
Posts (Atom)
